Jumat, 20 Maret 2020

Statistika Deskriptif


Statistika Deskriptif
Statistika deskriptif merupakan suatu metode yang berhubungan dengan pengumpulan atau penyajian data sampai memberi informasi yang berguna.
Statistika di golongkan menjadi dua bagian, yakni statistika deskriptif dan statistika inferensia yang dilakukan berdasarkan aktivitas yang dilakukan.
Untuk contoh dari statistika deskriptif sendiri antara lain yaitu:
·           Table
·           Diagram
·           Grafik
·           besaran-besaran lain dalam majalah dan koran-koran.
Sementara untuk contoh visualnya, grafik pengunjung pada suatu website dapat kita jadikan salah satu conton visual dari statistika deskriptif, yaitu:

Dengan menggunakan Statistika deskriptif, berbagai kumpulan data bisa tersaji dengan ringkas dan juga rapi serta mampu memberikan informasi inti dari kumpulan data yang ada.
Informasi yang di dapatkan yang berasal dari statistika deskriptif ini antara lain ukuran pemusatan data, ukuran penyebaran data, dan juga kecenderungan suatu gugus data. Selengkapnya akan dilanjutkan di bawah.
Penyajian Data Bentuk Grafis antara lain:
·           Histogram
·           Pie Chart
·           Ogive
·           Poligon
·           Diagram Batang Daun (Stem and Leaf)
Penyajian data secara numerik mempunyai beberapa bentuk, diantaranya yakni:
·           Central Tredency
·           Fractile
·           Skewness
·           Pengukuran Keruncingan
·           Dispersion atau pencaran

Penyajian Data Statistika Deskriptif
Penyajian data dalam kategori deskriptif bisa berupa grafis dan numerik, diantaranya yakni:
1.      Penyajian Data dalam Bentuk Grafis
Penyajian data dalam bentuk grafis ini terdiri atas berbagai macam, diantaranya seperti:
·           Pertama, Histogram:
Histogram adalah suatu grafik dari distribusi frekuensi dari sebuah variabel.
Tampilan  histogram  pada umumnya berwujud balok. Penyajian data ini terdiri atas dua sumbu utama dengan sudut 900 di mana sebagai absis sumbu X serta sebagai ordinat Y.
Lebar balok akan menunjukan suatu jarak dari batas kelas interval, sementara untuk tinggi balok akan menunjukkan besarnya frekuensi suatu data.

·           Kedua, Pie Chart:
Pie Chart atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Diagram kue merupakan suatu lingkaran yang dibagi menjadi beberapa sektor.
Pada masing-masing sektor bisa menyatakan besarnya presentase atau bagian untuk tiap-tiap kelompok.

·           Ketiga, Poligon:
Poligon adalah sautu grafik dari distribusi frekuensi yang tergolong suatu variabel.
Tampilan dari poligon juga pada umumnya berupa garis – garis patah yang didapatkan dengan cara menghubungkan puncak pada masing – masing nilai tengah kelas.
Poligon ini sangat baik dimanfaatkan dalam hal membandingkan bentuk dari dua distribusi.

·           Keempat, Ogive:
Ogive adalah satu bentuk gambar dari distribusi frekuensi kumulatif pada sebuah variabel. Untuk suatu tabel distribusi frekuensi, bisa juga kita bikin ogive positif serta ogive negatifnya.

·           Kelima, Diagram Batang Daun (Stem and Leaf):
Diagram Batang Daun atau juga disebut sebagai Stem and Leaf juga sama dengan histogram, hanya saja yang membedakan adalah informasi yang didapatkan lebih baik.
Hal itu disebabkan pada diagram batang daun memperlihatkan nilai – nilai hasil pengamatan asli.
Dalam diagram ini juga akan digambarkan bilangan – bilangan yang juga sebagai batang serta disebelah kananya ditulis bilangan sisanya.


2.      Penyajian Data Numerik
Seperti yang telah disebutkan di atas, penyajian data numerik terdiri dari beberapa macam seperti:
Penyajian data secara numerik terdiri dari beberapa macam – macam, yaitu antara lain :
·           Pertama, Central Tredency.
·           Kedua, Dispersion atau pencaran.
·           Ketiga, Fractile.
·           Keempat, Skewness.
·           Kelima, Pengukuran Keruncingan.
Metode Dasar dalam Statistik Deskriptif
Ada dua macam metode dasar di dalam statistik deskriptif, antara lain numerik dan grafis.
·           Pendekatan numerik bisa dipakai dalam menghitung nilai statistik dari sekumpulan data.
Sebagai contoh: mean dan  standar deviasi.
Statistik ini akan memberikan informasi mengenai rata-rata serta informasi rinci mengenai distribusi data.
·           Metode grafis lebih sesuai dibandingkan dengan metode numerik untuk mengidentifikasi pola-pola tertentu dalam data, dilain pihak, pendekatan numerik lebih tepat serta objektif.
Dengan begitu, pendekatan numerik dan juga grafis satu sama lain akan saling melengkapi. Maka dari itu, sangatlah bijaksana jika kita memakai kedua metode tersebut secara bersamaan.
Terdapat tiga karakteristik atau ciri utama dari variabel tunggal, diantaranya yaitu:
·           Distribusi data (distribusi frekuensi)
·           Ukuran pemusatan atau tendensi sentral (Central Tendency)
·           Ukuran penyebaran (Dispersion)


Soal :
1. Jelaskan Pengertian Statistika Deskriptif?
2. Sebutkan Contoh Statistika Deskriptif?
3. Jelaskan Maksud dari penyajian data Ogive?
4. Sebutkan Penyajian Data secara Numerik?
5. Jelaskan metode dasar di dalam statistik deskriptif?
Jawaban :
1. Statistika deskriptif merupakan suatu metode yang berhubungan dengan pengumpulan atau penyajian data sampai memberi informasi yang berguna.
2. Table,  Diagram, Grafik, besaran-besaran lain dalam majalah dan koran-koran.
3. Ogive adalah satu bentuk gambar dari distribusi frekuensi kumulatif pada sebuah variabel. Untuk suatu tabel distribusi frekuensi, bisa juga kita bikin ogive positif serta ogive negatifnya.
Pertama, Central Tredency. Kedua, Dispersion atau pencaran. Ketiga, Fractile. Keempat, Skewness. Kelima, Pengukuran Keruncingan.
5. Pendekatan numerik bisa dipakai dalam menghitung nilai statistik dari sekumpulan data Sebagai contoh: mean dan  standar deviasiStatistik ini akan memberikan informasi mengenai rata-rata serta informasi rinci mengenai distribusi data.
Metode grafis lebih sesuai dibandingkan dengan metode numerik untuk mengidentifikasi pola-pola tertentu dalam data, dilain pihak, pendekatan numerik lebih tepat serta objektif. Dengan begitu, pendekatan numerik dan juga grafis satu sama lain akan saling melengkapi. Maka dari itu, sangatlah bijaksana jika kita memakai kedua metode tersebut secara bersamaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar